Jejak Guru Penggerak Dari Bumi Patut Patuh Patju (2)
Rasa Penasaran Berbuah Cinta
OLEH : SAHMAN
Rasa penasaran berbuah cinta pada program itu saya mulai ketika membuka SIMPKB, ternyata ada undangan seleksi guru penggerak. Dimulailah perjuangan saya dengan melakukan pendaftaran, surat izin Kepala Sekolah dan rekomendasi teman sejawat sebagai syarat mendaftar dengan mudah saya dapatkan. Alur pendaftaran diikuti dengan sangat teliti, takut ada kesalahan yang bisa menggagalkan saya untuk mengikuti program itu.
Di pagi hari, ketika itu saya mencoba mengisi registrasi, kemudian pengisian biodata (CV) tinggal mengirimkan dalam bentuk PDF, Alhamdulillah syarat pertama bisa terlampaui dengan baik. Upload dokumen-dokumen yang diminta bisa terkirim sesuai dengan jadwal, pengisian tercentang biru, tanda lanjut berikutnya yaitu mengisi esai.
Awalnya saya pikir membuat esai dengan tema dan judul sendiri, saya sempat memutar otak apa yang saya tuangkan dalam sebuah tulisan. Namun setelah dibuka bagian esai tersebut, ternyata ada beberapa pertanyaan atau kasus kunci pengisian esai itu sudah tertera. Kita tinggal mengembangkan sesuai dengan pengalaman kasus yang pernah kita hadapai selama ini sebagai guru, bahkan terdapat kata kunci yang mengarahkan bagaimana cara kita untuk menyelesaikan permasalahan yang pernah dialami berhubungan dengan orang lain.
Satu persatu saya isi esai secara mengalir sesuai dengan apa yang pernah saya alami, sehingga kata demi kata tersusun menjadi kalimat yang menceritakan pengalaman hidup saya dalam berbagai aktivitas. Pengisian esai ini membuat keringat saya bercucuran, esai yang sudah terisi hilang, rasa khawatir menghampiri saya, takut tidak bisa lulus seleksi program itu. Sukurnya saya sudah mengikuti sosialisasi program itu, ternyata ada pengalaman menarik yang diceritakan salah satu peserta saat itu, ia menceritakan strategi cara mengisi esai .
Sebelum mengisi esai terlebih dahulu, ia menuliskan esai di word terlebih dahulu, kemudian copy paste tulisan itu ke tempat pengisian esai. Strategi itu saya ikuti, Alhamdulillah kendala yang dihadapi dapat saya lalui dengan baik. Seleksi tahap 1 berjalan dengan baik. Tinggal menunggu hasil verifikasi dan validasi data pendaftaran, hal itu membuat jantung saya berdetak kencang, takut tidak lulus . Untuk menyempurnakan ihktiar, saya berdoa agar lulus.
Doa salah satu pengharapan manusia pada Allah SWT, seperti sebuah kutipan; "Usaha tanpa doa adalah sombong, doa tanpa usaha adalah sia-sia, maka padukan keduanya, lalu akhirilah keduanya dengan tawakkal dan berserah kepada Allah SWT" (Bersambung)
Keren...
BalasHapusMantap.. Jejak langkah menginspirasi. Jika berkenan mari berkunjung ke https://nurainiahwan.blogspot.com
BalasHapusMantap.....pak guru....kalimat pembuka yang indah👍👍
BalasHapus